Gorilla Glass, secara harfiah berarti kaca gorila, adalah merek dagang terdaftar untuk lembaran kaca alkali-aluminosilikat yang diproduksi oleh pabrik kaca Corning asal
Amerika Serikat. Kaca ini direkayasa dengan menggabungkan ketipisan,
keringanan, dan daya tahannya terhadap kerusakan. Kaca ini lebih banyak
digunakan sebagai kaca pelapis perangkat elektronik portabel seperti telepon genggam, pemutar media portabel, layar komputer jinjing, dan beberapa layar televisi.
Corning
mengatakan bahwa properti utama kaca ini adalah kekuatannya, daya
tahannya yang tinggi terhadap goresan, dan kekerasannya (dengan nilai uji kekerasan Vickers622 banding 701).Material ini dapat didaur ulang.
Per
2010, Gorilla Glass telah dipakai oleh sekitar 20 persen perangkat
bergerak di seluruh dunia dengan jumlah 200 juta unit.Generasi keduanya
yang bernama "Gorilla Glass 2" diperkenalkan tahun 2012. Pada tanggal 24
Oktober 2012, Corning mengumumkan bahwa lebih dari satu miliar
perangkat bergerak di seluruh dunia memakai Gorilla Glass.
Sejarah
Corning
Inc. bereksperimen dengan kaca yang diperkuat dengan bahan kimia pada
tahun 1960, bagian dari proyek yang disebut “Project Muscle” , dalam
beberapa tahun Corning Inc. berhasil mengembangkan kaca yang dinamakan
“Chemcor” glass. Corning inc. pada waktu itu belum dapat menemukan
penggunaan untuk “Chemcor” Glass tersebut dan sebagai pendahulu Gorilla
Glass, kaca tersebut tidak pernah diproduksi secara massal , kecuali
kaca tersebut diproduksi secara masal, sebanyak seratus buah untuk Race
Car Dodge Dart, dan Plymouth Barracuda, dimana diketahui bahwa
pengurangan berat merupakan salah satu kunci untuk menambah kecepatan
maksimum sebuah mobil. Pada tahun 2006, Apple Inc. mengembangkan model
pertama iphone, awalnya iphone tersebut menggunakan layar yang terbuat
dari plastic keras, Steve Jobs menemukan fakta ketika menaruh prototipe
ponsel tersebut di dalam saku , kunci miliknya menggores permukaan
prototype tersebut, Jobs pun segera mencari cara untuk menyelesaikan
masalah tersebut . Akhirnya Jobs menghubungi CEO Corning Inc., Wendell
Weeks, dan mengatakan bahwa perusahaan "Apple" membutuhkan kaca yang
ringan dan kuat untuk digunakan pada Iphone yang akan dipakai oleh
konsumen. Weeks mengatakan pada Jobs, tentang “Gorilla Glass” yang telah
dikembangkan oleh perusahaan tersebut pada tahun 1960 , namun telah
dihentikan sejak saat itu. Jobs meyakinkan weeks agar segera memproduksi
kaca tersebut untuk digunakan pada iphone yang akan dirilis. Pada
skeptis awal weeks mengatakan bahwa corning inc. dapat melakukannya dan
dapat memproduksi layar yang cukup untuk rilis Iphone yang tertunda,
mereka berusaha untuk mencapai permintaan tersebut dalam enam bulan.
Pabrik Corning di Harrodsburg, Kentucky mampu menyediakan Corning Glass
tersebut untuk Iphone generasi pertama yang dirilis pada Juni 2007.
Proses produksi
Kaca
tersebut diperkuat melalui pergantian ion. Ditempatkan pada garam
kalium cair pada temperature 400°C, ion sodium yang lebih kecil
meninggalkan kaca dan ion potassium dari bak garam tersebut
menggantikannya Ion – ion yang lebih besar mengambil lebih banyak ruang
dan ditekan sama – sama ketika kaca mendingin, dan menghasilkan lapisan
tegangan pada permukaan kaca. Komposisi khusus Gorilla Glass
memungkinkan ion kalium untuk menyebar ke permukaan, untuk menciptakan
tegangan yang tinggi ke dalam gelas. Lapisan Kompresi inilah yang lebih
tahan terhadap kerusakan dan penggunaan sehari – hari.


















0 komentar: